Sepintas melihat kau hanya sebuah lilin kecil
memberi sedikit penerangan dalam gelap malam
sedikit membantu berjalan dalam gelap keadaan
seiring roda berputar, waktu telah membuka mata
waktu lah mentari pengubah malam menjadi siang
waktu lah alat pembatas keadaan manusia dari gelap kepada terang
karna waktu, pikirku
kembali teringat padamu wahai lilin kecil
akan kuantar rasa terimakasih
karna telah menemani malam
hingga tetap bisa melihat
namun apa yang kenyataannya?
engkaulah mentari sang lilin itu
engkaulah yang selama ini menjadi siang
dan bukan waktu melainkan engkau
pencipta ilusi siang dari sebuah malam
sungguh aku kecewa waktu masih hanya sebuah ilusi
ternyata aku telah melihatmu secara dalam
hingga apapun yang kulihat hanyalah cahayamu
aku masih dalam gelap
jika ya kau bersedia memberikan sinarmu padaku itu tak apa
namun jika tidak,
itulah yang kutakutkan
Depok, 2010