Friday, March 19, 2010

Demam

Mata terpejam
awan hitam sengaja menutupi sinar bulan
saat rasa pesimis kembali datang,
semua yang dirasa hanyalah luka

emosi yang keluar hanya akan membuat mereka enggan
namun emosi yang tertahan? itulah yang dirasa sekarang
betapa sakit memiliki perasaan
aku gila

Sunday, March 14, 2010

Aku Masih dalam Gelap

Sepintas melihat kau hanya sebuah lilin kecil
memberi sedikit penerangan dalam gelap malam
sedikit membantu berjalan dalam gelap keadaan
seiring roda berputar, waktu telah membuka mata
waktu lah mentari pengubah malam menjadi siang
waktu lah alat pembatas keadaan manusia dari gelap kepada terang
karna waktu, pikirku

kembali teringat padamu wahai lilin kecil
akan kuantar rasa terimakasih
karna telah menemani malam hingga tetap bisa melihat
namun apa yang kenyataannya?
engkaulah mentari sang lilin itu
engkaulah yang selama ini menjadi siang
dan bukan waktu melainkan engkau
pencipta ilusi siang dari sebuah malam
sungguh aku kecewa waktu masih hanya sebuah ilusi
ternyata aku telah melihatmu secara dalam
hingga apapun yang kulihat hanyalah cahayamu

aku masih dalam gelap

jika ya kau bersedia memberikan sinarmu padaku itu tak apa namun jika tidak,
itulah yang kutakutkan

Depok, 2010

Saturday, March 13, 2010

Lubang

Arrrgghhh... entah sampai kapan aku bisa mengatasi ini
sebuah keadaan manusiawi namun betapa sulit untuk ku akui
telah kututup perasaan kepada seseorang
dan meletakannya di lain tempat
hanya untuk sementara waktu
agar bisa kujadikan diri ini manusia kembali 

seperti menutup sebuah lubang
namun dengan menggali sebuah lubang lain
hal yang tadi kukira tempat singgah sementara
kini mulai menunjukan kesungguhannya
hanya kepada-Nya kuberharap
oh tolonglah jangan lagi...

lubang itu memang akan selalu ada
namun kekuatan dalam hati yang belum ada

Monday, March 8, 2010

Melihat titik

Hati, yang membuat seseorang bisa bahagia
Hati, yang membuat seseorang bisa menangis
Hati yang salah akan menciptakan belenggu

Bahagianya seekor ikan yang terlepas dari jala
Girangnya seorang pembunuh yang tak terungkap dosanya
seperti inilah rasanya
Akal yang telah sedikit terbuka dari jeratan perasaan

Bebas..

Dialah suatu hal lain
Datang tanpa ingin dilihat
Membuka mata dari paku pemenjara ini
menunjukan keeksisannya juga hal selainnya

Namun haruskah membuang apa yang telah menjadi belenggu tadi?
Mungkin paling bijak adalah menggabungkannya dengan semua hal tadi
Ikut menjadikannya sebagai seribu jalan menuju keutamaan
dan tetaplah tersadar bahwa tiada waktu yang dapat ditebak





(Mungkin bisa berguna)